Kosakata
CAC (Customer Acquisition Cost)
CAC adalah total biaya untuk mendapatkan 1 pelanggan baru — termasuk marketing, sales, tools.
Definisi
CAC (Customer Acquisition Cost) = total biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan 1 pelanggan baru.
Rumus: CAC = Total biaya sales + marketing / Jumlah pelanggan baru
Contoh
Dalam 1 bulan:
- Biaya iklan: Rp 10 juta
- Gaji tim marketing: Rp 20 juta
- Tools & software: Rp 5 juta
- Pelanggan baru: 100 orang
CAC = 35 juta / 100 = Rp 350.000 per pelanggan
CAC vs CPA
- CPA (Cost Per Acquisition) — biasanya hanya biaya iklan per konversi
- CAC — lebih holistik, termasuk semua overhead
Kenapa Penting?
CAC menentukan apakah bisnis kamu viable. Kalau CAC lebih tinggi dari LTV (lifetime value), bisnis rugi tiap akuisisi pelanggan.
Rasio Sehat: LTV : CAC
| Rasio | Status |
|---|---|
| < 1:1 | Rugi — tiap pelanggan biaya lebih dari pendapatan |
| 1:1 sampai 3:1 | Titik impas, belum sustainable |
| 3:1 | Sweet spot untuk most businesses |
| > 5:1 | Kamu underinvest di marketing — bisa scale lebih agresif |
Cara Menurunkan CAC
- Organic channel (SEO, content) — biaya awal tinggi tapi CAC marginal mendekati 0
- Referral — existing customer bawa baru
- Content-led growth — blog/Youtube/TikTok yang warm lead
- Retargeting efficient — convert pengunjung existing
- Landing page optimization — CR naik = CAC turun
Payback Period
Seberapa cepat kamu balik modal CAC?
Payback = CAC / MRR (Monthly Recurring Revenue per customer)
Target healthy: < 12 bulan untuk SaaS, < 3 bulan untuk e-commerce.